Di dalam Bis kota DAMRI di Kota
Surabaya jurusan Jembatan merah - Jayabaya ada seorang keturunan
Arab yang sudah lama tinggal di Indonesia.
Saat berhenti di halte bus jalan
raya darmo naiklah seorang copet dan beraksilah copet tsb.
Si copet melihat pada kantong
depan sebelah kanan si arab agak sedikit menggembung : " pasti
uangnya disitu " pikir si copet, dengan keahlian tinggi yg dimiliki si copet tsb
tidaklah sulit untuk merogoh kantong si arab, apalagi si arab memakai
celana sedikit longgar.
Si Arab sebenarnya tahu kalo ada
copet memangsanya tapi dibiarkannya si copet merogoh-rogoh kantong
celananya.
" Koq uangnya lembut-lembut
keras " pikir si copet.
Tapi tiba-tiba si arab menangkap
tangan si copet, sicopet kaget . . . !
" ente lepas tangan ente, ane tereaq !
" kata si arab.
Karuan saja selama pejalanan
sampai terminal si arab merem-melek, sedangkan si copet nggak bisa
berbuat apa-apa selain menuruti perintah si Arab.
pencet . . . yaq !
pencet lagi . . . yaq !
agak keras . . yaq !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar