Jumlah Pengunjung :

Senin, 05 Desember 2011

Nasib Tukang Copet


Di dalam Bis kota DAMRI di Kota Surabaya jurusan Jembatan merah - Jayabaya ada seorang keturunan Arab yang sudah lama tinggal di Indonesia.
Saat berhenti di halte bus jalan raya darmo naiklah seorang copet dan beraksilah copet tsb.
Si copet melihat pada kantong depan sebelah kanan si arab agak sedikit menggembung : " pasti uangnya disitu " pikir si copet, dengan keahlian tinggi yg dimiliki si copet tsb tidaklah sulit untuk merogoh kantong si arab, apalagi si arab memakai celana sedikit longgar.
Si Arab sebenarnya tahu kalo ada copet memangsanya tapi dibiarkannya si copet merogoh-rogoh kantong celananya.
" Koq uangnya lembut-lembut keras " pikir si copet.
Tapi tiba-tiba si arab menangkap tangan si copet, sicopet kaget . . . !
" ente lepas tangan ente, ane tereaq ! " kata si arab.
Karuan saja selama pejalanan sampai terminal si arab merem-meleksedangkan si copet nggak bisa berbuat apa-apa selain menuruti perintah si Arab.
pencet . . . yaq !
pencet lagi . . . yaq !
agak keras . . yaq !




Tidak ada komentar:

Posting Komentar