Ada seorang biarawati (suster) cantik dan seorang Preman yang lumayan ganteng naik bis kota bersama-sama. Preman itu sangat bernafsu melihat suster tersebut. Akhirnya ia tidak tahan dan bertanya:
“Maukah
suster bercinta dengan saya?”
Suster
itu menjawab:
“Tidak
mungkin, kan saya seorang suster, kekasih Tuhan”. Akhirnya suster itu turun dari bis…. Preman yang sadar dirinya
ganteng dan jantan, merasa kecewa!.
Sopir bis
yang bernama Mulyadi menguping pembicaraan itu. Mulyadi melirik pada Preman
yang memang ganteng itu lalu berkata pada Preman itu:
“Kamu mau bercinta dengan suster itu? Bayar aku Rp
100.000,- , nanti saya kasih tahu rahasianya.”
Preman itu membayarnya, dan Mulyadi memberikan nasehatnya :
Preman itu membayarnya, dan Mulyadi memberikan nasehatnya :
“Suster
itu memiliki kebiasaan berdoa setiap Selasa malam di tempat suci di belakang
gereja. Kamu harus berpakaian putih dan berkilau-kilau lalu
berbuat seolah-olah kamu itu “Tuhan”, dan memintanya untuk bersetubuh dengan
kamu.”
Preman
itu setuju dan menunggu hingga Selasa malam. Memang benar suster itu datang
berdoa dengan khusuk. Sehabis doa, Preman itu muncul dan berkata, “Aku akan
kabulkan seluruh permintaan kamu, asalkan kamu mau bersetubuh dengan aku ?”
Suster
itu menjawab, “Karena aku kekasih Tuhan, jadi aku bersedia. Tetapi
agar aku tetap perawan, sebaiknya dilakukan secara anal-sex.” (suster atau
biarawati memang harus perawan sepanjang hidup).
Preman
itu setuju lalu terjadilah persetubuhan itu….. Dan Preman ganteng itu membuktikan
keperkasaan dirinya sebagai laki-laki yang jantan.
Selesai
semuanya itu, Preman itu berteriak:
“Ha.. ha…
ha… aku bukan Tuhan…. Aku Preman.”
Suster itu juga berteriak:
“Ha… ha… ha… aku juga bukan suster”
“Aku adalah Mulyadi – sopir Bis”
Suster itu juga berteriak:
“Ha… ha… ha… aku juga bukan suster”
“Aku adalah Mulyadi – sopir Bis”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar