Tidak sembarang orang bisa menjadi PENDETA karena dia tidak boleh nikah dan juga tidak boleh terangsang terhadap wanita. Maka pada suatu hari diadakan pemilihan calon PENDETA. Diantara beratus ratus orang yang mendaftar hanya ada 5 yang masih bisa bertahan masuk pengetesan babak terakhir. Apabila lulus babak terakhir ini maka dialah yang berhak menjadi pendeta.
Maka dimulailah pengetesan babak terakhir. Sebelumnya semua peserta berdiri diatas panggung dengan tanpa sehelai benangpun menempel pada tubuhnya dan pada kemaluannya digantungkan sebuah lonceng kecil. Apabila kemaluannya tegak maka lonceng tersebut otomatis akan berbunyi dan gagallah dia menjadi pendeta.
Setelah semua peserta siap di panggung munculah wanita cantik dengan memakai bikini mendekati para calon pendeta ini sambil berlenggak-lenggok bak peragawati. Ia mondar mandir, tidak lama kemudian Calon Pendeta pertama tidak tahan menahan rangsangan itu dan berbunyilah lonceng Calon Pendeta pertama
tersebut "
Klining...klining....! Maka gagallah Calon Pendeta pertama.
Selanjutnya wanita tersebut membuka bikininya maka hanya memakai BH dan Celana dalam kemudian dia belenggak-lenggok kembali.
Tiba-tiba berbunyi "Klining...klining..." rupanya Calon Pendeta kedua tidak tahan nafsunya. Gagallah dia.
Tinggal tiga peserta yang masih bertahan .Kemudian wanita penggoda ini membuka BH nya maka terlihatlah buah dada wanita yang seksi itu dan tak lama kemudian terdengar bunyi " klining...klining ...' maka Calon Pendeta ke tiga gagal.
Dan kini tinggal 2 peserta yang masih bertahan. Akhirnya wanita penggoda tersebut membuka celana dalamnya dan mendekati kedua calon pendeta ini, namun kedua Calon Pendeta ini tetap bisa bertahan. Maka juri akhirnya memutuskan kedua Calon Pendeta ini yang menjadi pendeta.
Mendengar juri memutuskan keduanya menjadi pendeta akhirnya mereka berdua saling berpelukan namun apa yang terjadi ketika mereka berpelukan, lonceng keduanya berbunyi "Klining...klining...". Ternyata mereka berdua adalah.....????????????
Tidak ada komentar:
Posting Komentar